Beranda BMR PT BDL Bantah Aktivitas Mereka di Patung Monsi llegal

PT BDL Bantah Aktivitas Mereka di Patung Monsi llegal

25
0

SuaraIndonesia,Co.Bolmong – Tudingan bahwa PT Bulawan Daya Lestari (BDL), perusahaan yang bergerak pada mineral logam emas yang terletak di Desa Mopait, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulut, adalah ilegal, oleh salah seorang karyawan bagian humas mengatakan itu tidak benar.

“Ijin Usaha Pertambangan (IUP), PT BDL yang dikeluarkan oleh Kemeneterian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), jangka waktunya 10 tahun, dan saat ini masih berlaku. Jadi tidak benar bahwa kegiatan yang kami lakukan saat ini dikatakan ilegal,” kata salah seorang karyawan bagian humas PT BDL, di pesan WhatsApp, Kamis (30/01/2020).

Karyawan bagian humas yang minta namanya jangan dipublis mengingat satu dan hal lainnya ini menjelaskan, IUP PT BDL, mencakup lokasi di Patung, dan Blok Anggrek. Kedua lokasi itu berada Desa Mopait. Dan itu sesuai keputusan Bupati Bolaang Mongondow, berdasarkan pertimbangan, serta mengingat UU RI, PP RI, KepMen Pertambangan, KepMen ESDM, Perda Kabupaten Bolaang Mongondow, dan regulasi lainnya termasuk didalamnya persetujuan penyesuaian Kuasa Pertambangan (KP) menjadi IUP operasi produksi, terang dia.

Sementara tudingan bahwa kami menggunakan tenaga kerja asing tanpa di lengkapi dokumen resmi, itu juga tidak benar.

“Keberadaan WNA asal China di lokasi saat ini bukan untuk bekerja, namun sebatas melihat keberadaan PT BDL, karena mereka ingin menanamkan berinvestasi. Ke-empatnya sudah melapor di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotamobagu, sesuai dengan bukti surat tanda melapor (STM) yang dikeluarkan,” tambah karyawan ini mengklarifikasi.

Pun adanya klaim dari PT IPI, bahwa saham PT BDL, sebesar 70 persen itu sudah mereka miliki, itu harus diluruskan biar semuanya jelas.

“Memang ada kesepakatan dengan PT IPI, dalam hal saham PT BDL, namun konpensasi kepada pemilik sesuai perjanjian, belum dilakukan, hingga kami menempuh jalur hukum di Pengadilan Kotamobagu,” jelas oknum PT BDL ini.

Dia juga menyesali adanya dugaan upaya sekelompok orang yang tidak tau menahu masalah ini, ingin masuk ke lokasi PT BDL.

“Harapannya janganlah ada seperti itu. Karena kepemilikan atas lokasi di Monsi, jelas milik PT BDL. Apalagi sudah jelas
dalam Keputusan Bupati Bolaang Mongondow, IUP Operasi Produksi, serta pengalihan kepemilikan saham tidak bisa dipindatangankan ke pihak lain tanpa persetujuan Bupati, serta rekomendasi Menteri, dan Gubernur,” tandasnya.

Untuk diketahui, IUP PT BDL, yang dikeluarkan Kemeneterian ESDM berakhir 23 Mei 2021. Di mana dalam IUP tersebut, PT BDL berhak melakukan penambangan komoditas mineral logam emas, dan mineral pengikut lainnya, di lokasi seluas 99.84 Ha.(tr-01).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here