Home » BMR » LAKRI:Pengembalian Uang Hasil Korupsi,Tidak Menghapuskan Unsur Pidana

LAKRI:Pengembalian Uang Hasil Korupsi,Tidak Menghapuskan Unsur Pidana

Bolsel,Si.Co – Mengambalikan Uang Rakyat yang dikorupsi bukan berarti menghilangkan unsur pidana,tetapi merupakan satu alat bukti yang cukup akurat dalam proses penegakan Hukum. Hal ini diungkapkan Ahmad Derek Ismail Kordinator Wilayah Indonesia Tengah Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia kepada suaralndonesia.co,” Senin (7/5/18).

“Dugaan Korupsi Dana Asuransi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan  (BOL-SEL) tahun 2012 silam sekitar Rp.285.000.000,ternyata turut dinikmati juga oleh para wakil rakyat pada periode itu.

Dan bahkan kata Derek, menurut sumber resminya nama orang nomor dua dibolsel dalam hal ini wakil Bupati Iskandar Kamaru turut juga disebut, sebagai salah satu penerima aliran dana asuransi  yang disalurkan kontraktor yang tidak sesuai prosedur.Lanjut Derek lagi seharusnya Dana tersebut diserahkan kontraktor pemenang tender ,kepihak Asuransi selaku penyedia jasah bukan dibagi secara tunai kepada wakil rakyat Bolsel ini sangat menyalahi prosedur.

Dengan adanya hal ini kami menghimbau kepada pihak penegak hukum untuk memproses kasus ini dengan tanpa memandang bulu, karena dengan mengembalikan uang rakyat yang dikorupsi bukan berarti telah menghapuskan unsur pidana.

“Wakil Bupati Bolmong Selatan Iskandar Kamaru saat ingin dikonfirmasi “saya belum punya waktu nanti dilain waktu saja,setelah dikonfirmasi via wast up dibuka tetapi tidak dibalas hingga berita ini diturunkan (Mat).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Dugaan Penyelewengan Dandes Duminanga,Resmi Masuk Kejaksaan

Bolsel,SI.co – Kordinator Wilayah (Korwil) Indonesia Tengah Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia  (LAKRI) Ahmad Derek ...