Home » Berita » Lakri Minta Kejati Sulut,Lidik Proyek Pekerjaan Jalan Desa Pakuure-Sapa

Lakri Minta Kejati Sulut,Lidik Proyek Pekerjaan Jalan Desa Pakuure-Sapa

Minsel,SI.co – Pernyataan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Minahasa Selatan Rudi Tumiwa ST.MM, terkait proyek pekerjaan Jalan Desa Paku Ure -Sapa yang telah terlihat rusak belum pada waktunya menimbulkan sejuta pertanyaan pada Tim DPN LAKRI seusai bertemu Kadis diruang kerjanya.

pasalnya Proyek pekerjaan pengaspalan Jalan yang berbandrol sekitar Rp.8,2 Miliar dan dikerjakan oleh PT.KNS,berdasarkan keterangan Rudi kepada Tim DPN LAKRI bahwa kerusakan jalan tersebut dirinya red (Rudi Tumiwa) telah melaporkan kepada Bupati dan Kejaksaan Minsel serta aparat kepolisian Polda Sulut telah ada yang turun meninjau proyek tersebut.Hal ini diungkapkan waketum LAKRI Anette Shierly Katiandagho selaku ketua tim investigasi kepada suaralndonesia.co,”Kamis (3/05/18).

Ditempat yang sama Direktur intelejen investigasi Jemmy Tambun menjelaskan Dinihnya terjadi kerusakan pada ruas jalan tersebut.dikarenakan lemahnya fungsi pengawasan dari instansi terkait,sebab kata Jemmy pada saat kami tim DPN LAKRI  bersua dengan kadis P U.Dirinya red kadis sempat mengutarakan bahwa,” matrial aspal yang digunakan pada pengaspalan jalan Paku Ure -Sapa, kuat dugaan suhu kepanasan dari matrial aspal telah dibawa ambang batas ketentuan.seharusnya lanjut Jemmy jika suhu kepanasan matrial aspal telah dibawah ambang batas,pengawas dinas terkait melarang dan mencegat agar matrial tersebut tidak dihampar.

Dengan adanya hal tersebut Kordinator wilayah indonesia tengah yang juga merupakan tim DPN LAKRI yang turun melakukan investigasi mempertanyakan kebenaran pernyataan Rudi Tumiwa bahwa telah ada pihak kejaksaan minsel dan anggota polisi dari Polda sulut yang telah turun meninjau kelokasi pekerjaan tersebut,sebab kata Derek jika benar telah ada anggota dari dua institusi ini yang turun meninjau.

Tentunya saat ditanyai apa tanggapan dari dua instansi penegak hukum saat menemukan kebenaran bahwa ruas jalan Paku Ure – Sapa telah ada yang rusak belum pada waktunya? Tentunya Kepala Dinas tidak melempar tanggung jawabnya kepada kabid binamarga.

Pekerjaan jalan tersebut lanjut Derek menghabiskan anggaran yang cukup besar,tetapi sangat disayangkan pekerjaan tersebut hanya dikerjakan asal jadi saja.maka dari pada itu kami Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia meminta pihak kejaksaan tinggi manado agar dapat turun meninjau pekerjaan tersebut,serta memanggil pihak pelaksana dan pengguna anggaran untuk diperiksa karena menurut hemat kami pekerjaan tersebut ada indikasi dugaan korupsi,”tutupnya (mad).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Dugaan Penyelewengan Dandes Duminanga,Resmi Masuk Kejaksaan

Bolsel,SI.co – Kordinator Wilayah (Korwil) Indonesia Tengah Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia  (LAKRI) Ahmad Derek ...